BNPB Siapkan Dua Pesawat OMC untuk Atasi Kekeringan dan Cegah Karhutla di Aceh Barat
- BNPB menyatakan kesiapan menurunkan dua pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ke Aceh Barat untuk meningkatkan curah hujan di tengah cuaca kering.
- Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan OMC dilakukan melalui penyemaian awan dan sangat bergantung pada ketersediaan awan yang memenuhi syarat.
- Selain OMC, BNPB juga menyiapkan pompa air dan helikopter water bombing untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla.
, Meulaboh – Upaya penanganan kekeringan sekaligus pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat mendapat dukungan langsung dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Lembaga tersebut dijadwalkan akan menurunkan dua unit pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ke wilayah Aceh Barat dalam waktu dekat.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, mengatakan dukungan tersebut merupakan hasil dari intensifikasi komunikasi dan koordinasi yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dengan Kepala BNPB. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi cuaca kering yang berpotensi memicu karhutla.
“BNPB sudah menyatakan kesiapan mengirimkan dua pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca. Ini menjadi ikhtiar strategis untuk meningkatkan curah hujan, tentunya dengan catatan terdapat awan yang memenuhi syarat,” ujar Tarmizi, Rabu (28/1/2026).
Tarmizi menjelaskan, pelaksanaan OMC sangat bergantung pada kondisi atmosfer di wilayah sasaran. Jika awan tersedia dan memenuhi kriteria, pesawat akan melakukan cloud seeding atau penyemaian awan. Namun, apabila tidak terdapat awan yang memadai, maka modifikasi cuaca tidak dapat dilakukan.
“OMC ini menggunakan metode penyemaian awan dengan menaburkan garam pada titik koordinat tertentu. Garam bersifat higroskopis, sehingga dapat mempercepat terbentuknya butiran hujan,” katanya.
Menurut Tarmizi, langkah ini diharapkan mampu mempercepat turunnya hujan secara lebih merata di wilayah Aceh Barat. Selain menekan risiko kekeringan, operasi tersebut juga menjadi upaya preventif untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan.
Tidak hanya dukungan pesawat OMC, BNPB juga menyatakan kesiapan menyalurkan peralatan pendukung penanganan darurat, seperti pompa air, guna memperkuat upaya pemadaman dan pengendalian karhutla di lapangan.
“BNPB juga menyatakan kesiapan menurunkan helikopter untuk penyiraman langsung dari udara apabila modifikasi cuaca belum memberikan hasil maksimal,” ucap Tarmizi.
Langkah kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan BNPB ini menjadi bagian dari strategi terpadu dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem. Pemerintah daerah berharap dukungan tersebut mampu melindungi keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman karhutla.[]
