Tujuh Tower Darurat Tiba di Aceh, PLN Target Operasional Butuh 4 Hari
, Banda Aceh — Upaya pemulihan jaringan listrik di Aceh terus dikebut. Tujuh unit tower emergency akhirnya tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar, sebagai langkah cepat PT PLN (Persero) mengatasi kerusakan akibat banjir dan longsor.
PLN mencatat sedikitnya 9 tower transmisi SUTT 150 kV roboh atau rusak akibat bencana hidrometeorologi. Kondisi ini memicu pemadaman bergilir hingga blackout di sejumlah wilayah.
Selain itu, lima tower lain dari Bireuen hingga Arun juga mengalami kerusakan, memperparah gangguan suplai listrik.
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, dalam keterangannya pada Sabtu (29/11/2025), menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat, TNI/Polri, dan seluruh pihak yang membantu percepatan pengiriman tower darurat ke Aceh.
Ia menyebut bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, termasuk dukungan armada Hercules untuk mengangkut tower dari Halim Perdanakusuma.
“Kita bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Prabowo, Menhan Jenderal Syafri Syamsuddin, dan TNI/Polri. Sehingga tujuh tower emergency ini dapat kita terbangkan dengan Hercules dari Halim,” ujar Darmawan.
Menurutnya, PLN membutuhkan waktu sekitar empat hari untuk mengoperasikan tower darurat tersebut. Material akan dikirim menggunakan helikopter karena akses darat menuju lokasi masih terputus.
“Ternyata jalan darat di Arun juga rusak, jadi kita evakuasi gunakan helikopter. Kemarin hanya tersedia tiga heli dengan kemampuan angkut dua ton per sortie, berarti enam ton per hari. Sementara material tujuh tower beratnya 30 ton, sehingga butuh enam hari,” jelasnya.
“Tapi atas saran Presiden dan Menhan, kami mendapatkan tambahan tiga heli lagi sehingga diharapkan bisa lebih cepat, menjadi empat hari,” tambahnya.
Darmawan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen bangsa yang terlibat dalam percepatan pemulihan pascabencana di Aceh dan Sumatra Utara.
Ia menegaskan bahwa PLN berkomitmen untuk segera memulihkan pasokan listrik ke daerah terdampak dan memastikan masyarakat kembali mendapatkan layanan listrik secara normal.[]
