Tak Kenal Malam, Staf Khusus Gubernur Aceh Pastikan Penanganan Banjir Sesuai Arahan Mualem
, Banda Aceh — Pemerintah Aceh terus mengintensifkan penanganan banjir di sejumlah wilayah terdampak. Staf Khusus Gubernur Aceh, Faisal Rizal Hasan, turun langsung ke lapangan tanpa mengenal waktu, siang hingga malam, guna memastikan seluruh arahan dan kebijakan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) benar-benar dirasakan masyarakat.
Faisal Rizal Hasan menyebut bahwa bagi Gubernur Aceh, tidak ada wilayah yang terlalu jauh dan tidak ada rakyat yang boleh terabaikan. Seluruh wilayah Aceh, baik pesisir maupun pedalaman, merupakan tanggung jawab kepemimpinan gubernur.
“Dalam kondisi bencana, ini bukan hanya soal jabatan, tetapi tentang tanggung jawab moral dan kepemimpinan. Arahan Gubernur Aceh jelas, kami harus terus bergerak dan hadir di lapangan, bahkan tanpa mengenal malam,” ujar Faisal Rizal Hasan.
Sebagai perpanjangan tangan gubernur di lapangan, Faisal memastikan distribusi bantuan berjalan merata, kondisi pengungsian terus terpantau, serta koordinasi antara Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota, dan relawan berjalan optimal. Fokus utama penanganan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, layanan kesehatan, hingga keselamatan warga.
Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menegaskan bahwa setiap jengkal tanah Aceh dan setiap warga yang terdampak banjir merupakan tanggung jawab penuh Pemerintah Aceh. Ia meminta seluruh jajaran bekerja cepat, responsif, dan tidak hanya menunggu laporan, tetapi hadir langsung di lapangan.
Penanganan banjir dilakukan secara terpadu dengan melibatkan BPBD, TNI/Polri, relawan, serta unsur masyarakat. Pemerintah Aceh terus memantau perkembangan situasi, termasuk sejumlah wilayah yang aksesnya masih terbatas akibat genangan dan luapan air.
“Kita tetap fokus pada pemulihan pascabencana dan terus memantau kondisi lapangan secara langsung, karena masih terdapat sejumlah wilayah yang aksesnya belum sepenuhnya terbuka akibat banjir. Tidak boleh ada satu pun warga Aceh yang terlewat dari perhatian pemerintah,” tegas Faisal Rizal Hasan.
Di tengah situasi krisis tersebut, kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dinilai semakin teruji. Kecepatan pengambilan keputusan, ketegasan kebijakan, serta keberpihakan kepada masyarakat terdampak mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan. Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir hingga seluruh wilayah terdampak banjir benar-benar pulih.[]
