HUT RI Ke 80

Seminar Nasional HPN 2025: Peran Media dalam Berantas Pinjol dan Judol

Seminar Nasional HPN 2025 membahas Peran Media dalam Berantas Pinjol dan Judol. (Ist.)

Dekan Fakultas Hukum Universitas Sahid, Dr. Yuherman SH, MH, menjelaskan bahwa meskipun utang pinjol ilegal secara norma tetap harus dibayar, namun tagihannya tidak dapat dibawa ke pengadilan, serupa dengan utang judi online.

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, Dr. Mirza Ronda, M.Si, menekankan pentingnya peran media dalam mencegah pinjol ilegal dan judi online. Ia memberikan contoh keberhasilan media dalam mengawal isu pagar laut di Tangerang sebagai bukti bahwa media dapat membantu mengungkap masalah sosial.

Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, menambahkan bahwa fenomena pinjol ilegal dan judi online tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara lain seperti Singapura. Ia mengingatkan bahwa kerja keras adalah kunci untuk mencapai kesuksesan, bukan mencari jalan pintas melalui pinjol.

Rektor Universitas Sahid Jakarta, Prof. Dr. Ir. Giyatmi, dalam sambutannya, berharap seminar ini dapat berlanjut dengan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat terjerat pinjol ilegal dan judi online. “Kami berharap seminar ini dapat menggali lebih dalam peran media dalam pencegahan pinjol ilegal dan judol,” tutupnya.

Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal dalam upaya kolaboratif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya pinjol ilegal dan pentingnya literasi keuangan.[]

Editor : Ikbal Fanika
inisiatifberdampak
Tutup