Dony Arega Rajes Minta Semua Pihak Perkuat Solidaritas Hadapi Banjir Aceh

Dony Arega Rajes. [Foto: Dokpri].

Inisiatif Logo, Banda Aceh — Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh memantik keprihatinan mendalam dari Anggota DPR Aceh, Dony Arega Rajes.

Politisi PKB itu meminta semua pihak untuk memperkuat solidaritas menghadapi banjir Aceh. Solidaritas diperlukan untuk menunjukkan empati, kesiapsiagaan, dan langkah cepat dari seluruh pihak demi melindungi ribuan warga yang kini terdampak.

Dony menyoroti kondisi paling berat yang dialami masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) 9, meliputi Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Kota Subulussalam, dan Aceh Singkil. Menurutnya, situasi ini bukan hanya soal bencana alam, tetapi tentang keselamatan dan ketahanan masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah Pak Gubernur menetapkan Aceh sebagai daerah darurat bencana, mengingat begitu parahnya banjir dan longsor di beberapa kabupaten/kota di Aceh,” ujar Dony Arega Rajes, kepada Inisiatif Logo, Jumat (28/11/2025).

Ribuan Warga Masih Terisolasi Banjir

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dampak banjir di Dapil 9 sangat signifikan. Di Kota Subulussalam, banjir melanda lima kecamatan dengan total 9.291 jiwa terdampak. Hingga berita ini diterbitkan, air di sejumlah wilayah belum juga surut.

Sementara di Aceh Singkil, luapan Sungai Lae Cinendang menyebabkan 11 kecamatan terendam banjir, berdampak pada 25.827 jiwa. Banyak warga terpaksa mengungsi dan aktivitas sehari-hari lumpuh.

Melihat situasi tersebut, Dony meminta PLN untuk segera menstabilkan listrik di wilayah terdampak demi mempermudah proses evakuasi, komunikasi, serta operasional tim penyelamat. Ia juga meminta pemerintah kabupaten bertindak cepat dan tidak menunggu kondisi memburuk.

Dony mengajak seluruh pihak, termasuk relawan, pemerintah, dan masyarakat luas, untuk saling membantu dalam masa sulit ini.

“Kami terharapkan kondisi ini cepat kondusif, segera kembali membaik, dan masyarakat kami bisa beraktivitas seperti biasanya kembali,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat di daerah rawan bencana untuk tetap waspada, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Dony juga mengatakan bahwa pemulihan pascabencana harus menjadi prioritas pemerintah daerah, mulai dari penyaluran bantuan tepat sasaran hingga perbaikan infrastruktur yang rusak. Menurutnya, bencana ini harus menjadi momentum memperkuat kolaborasi semua unsur dalam menjaga Aceh.[]

Editor : Yurisman
inisiatifberdampak
Tutup