BNPB Catat 1.112 Orang Tewas akibat Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar
- 1.112 orang meninggal akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
- Ratusan ribu warga mengungsi, ribuan terluka, dan infrastruktur rusak.
- Pemerintah lakukan pemulihan dan imbau kewaspadaan bencana susulan.
, Banda Aceh — Dampak bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus bertambah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Rabu (24/12/2025), jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.112 orang, sementara 176 orang masih dinyatakan hilang.
Selain korban jiwa, bencana juga menyebabkan sekitar 7.000 warga mengalami luka-luka dan lebih dari 300 ribu orang terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. BNPB menyebutkan, proses pendataan masih terus berlangsung di lapangan sehingga angka tersebut berpotensi berubah.
Kerusakan infrastruktur akibat bencana tercatat sangat signifikan. Sebanyak 158.096 rumah rusak, disertai kerusakan pada 1.900 fasilitas umum, 200 fasilitas kesehatan, 875 sekolah, 806 rumah ibadah, 291 kantor pemerintahan, serta 734 jembatan yang tersebar di 52 kabupaten/kota terdampak.
Pemerintah pusat dan daerah terus melakukan upaya pemulihan dengan membuka kembali akses jalan, memperbaiki fasilitas publik, serta membangun hunian sementara bagi warga terdampak. Di sejumlah wilayah, pembersihan material sisa banjir bandang masih dilakukan guna mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.
Di sisi lain, persoalan kesehatan menjadi tantangan serius di lokasi pengungsian. Kementerian Kesehatan melaporkan 35.957 pengungsi mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dengan rincian 12.095 kasus di Aceh, 15.682 di Sumatera Utara, dan 8.198 di Sumatera Barat. Selain ISPA, ditemukan pula kasus penyakit kulit dan diare di ketiga provinsi tersebut.
Kementerian Kesehatan memastikan pelayanan kesehatan dilakukan dengan respon cepat maksimal 24 jam. Upaya penanganan meliputi pemberian vitamin A bagi pengungsi yang terindikasi campak, penyediaan perlengkapan kebersihan, pengelolaan limbah medis, serta penggunaan desinfektan udara di lokasi pengungsian.
Berdasarkan data BNPB, rincian korban jiwa per provinsi meliputi:
-
Aceh: 483 meninggal, 32 hilang, 4.300 terluka di 18 kabupaten/kota
-
Sumatera Utara: 369 meninggal, 72 hilang, 2.300 terluka di 18 kabupaten/kota
-
Sumatera Barat: 260 meninggal, 72 hilang, 382 terluka di 16 kabupaten/kota.[]
