Bermain di Kandang, Persiraja Takluk 2-1 dari PSMS Medan
- Persiraja Banda Aceh kalah 1-2 dari PSMS Medan pada Derby Sumatra pekan ke-16 Liga 2 Pegadaian Championship 2025/26.
- Meski unggul lebih dulu dan mendominasi permainan, Persiraja kecolongan dua gol dari skema serangan balik PSMS.
- Hasil ini membuat Persiraja turun ke peringkat enam, sementara PSMS naik ke posisi lima klasemen sementara.
, Banda Aceh — Derby Sumatra antara Persiraja Banda Aceh dan PSMS Medan berlangsung sengit pada lanjutan pekan ke-16 Liga 2 Pegadaian Championship 2025/26. Bermain di Stadion H. Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Minggu (18/1/2026) malam, Persiraja harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2.
Pertandingan yang dipimpin wasit asing asal Jepang, Yudai Yamamoto, disaksikan hampir 7.000 penonton dan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Persiraja tampil agresif dan langsung menguasai jalannya laga, memanfaatkan dukungan penuh suporter setia Lantak Laju.
Dominasi tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-34. Berawal dari situasi sepak pojok, bola muntah jatuh ke kaki Juan Mera Gonzales. Pemain asing asal Spanyol itu melepaskan tembakan melengkung yang gagal diantisipasi kiper PSMS Medan, membawa Persiraja unggul 1-0.
Namun, keasyikan menyerang justru membuat lini belakang Persiraja lengah. PSMS Medan memanfaatkan celah tersebut lewat serangan balik cepat pada menit ke-43. Dani Saputera berhasil lolos dari jebakan offside dan menaklukkan kiper Persiraja. Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR sebelum akhirnya disahkan. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum, meski Persiraja unggul penguasaan permainan.
Memasuki babak kedua, PSMS tampil lebih efektif dan disiplin. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu berbalik unggul pada menit ke-59. Umpan terobosan cepat berhasil dimaksimalkan Adlin Cahya menjadi gol, kembali melalui skema serangan balik yang rapi.
Tertinggal, Persiraja meningkatkan intensitas serangan dan terus menekan pertahanan PSMS. Sejumlah peluang tercipta, namun solidnya lini belakang tim tamu membuat upaya tuan rumah selalu kandas. Di menit-menit akhir pertandingan, PSMS bahkan hampir menambah keunggulan, namun sepakan pemain PSMS hanya membentur tiang gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan PSMS Medan tetap bertahan.
Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas, tak menutupi kekecewaannya atas hasil tersebut.
“Pastinya kita semua sangat kecewa, apalagi bermain di kandang. Babak pertama kita sempat mendominasi dan unggul lebih dulu. Tapi kesalahan kecil bisa dimanfaatkan lawan. Dua counter attack menjadi gol, dan itu menjadi bahan evaluasi kami,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mensyukuri kemenangan penting yang diraih anak asuhnya di kandang lawan.
“Alhamdulillah, tidak mudah bermain di Aceh dengan atmosfer suporternya. Target awal kami mencuri poin, tapi malah dapat tiga poin. Apresiasi untuk perjuangan pemain, termasuk para debutan yang menjalankan strategi dengan sangat baik,” katanya.
Eko juga menilai kepemimpinan wasit asing berlangsung objektif.
“Wasit netral dan cukup adil untuk kedua tim,” tambahnya.
Kemenangan ini menjadi kemenangan kedua PSMS Medan atas Persiraja musim ini, setelah sebelumnya juga menang 1-0 di kandang sendiri. Hasil tersebut membuat Persiraja turun ke peringkat keenam klasemen sementara dengan 23 poin, sementara PSMS Medan naik ke posisi kelima dengan perolehan poin yang sama.[]
