Banjir Bener Meriah Renggut 11 Nyawa, 9 Warga Masih Hilang

Banjir besar yang melanda wilayah tersebut menelan 11 korban jiwa, sementara 9 warga lainnya masih hilang dan ribuan penduduk terpaksa mengungsi ke lokasi aman. [Foto: Istimewa]

Inisiatif Logo, Bener Meriah — Sebanyak 11 warga dilaporkan meninggal dunia, sementara 9 lainnya hingga kini masih hilang dalam sapuan air bah yang menerjang Kabupaten Bener Meriah.

Data ini merupakan laporan sementara yang disampaikan langsung oleh Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, di Posko Utama Kebencanaan Setdakab Bener Meriah, Kamis (27/11/2025).

“Itu masih data sementara. Untuk 11 warga yang meninggal tersebut tersebar di sejumlah titik lokasi bencana di Bener Meriah, termasuk sembilan warga kita yang hilang,” kata Tagore.

Tagore mengingatkan bahwa angka korban jiwa masih berpotensi bertambah mengingat proses pendataan belum selesai dan sejumlah wilayah masih sulit dijangkau. Ribuan warga saat ini berada di lokasi pengungsian setelah pemukiman mereka terendam dan sebagian tersapu derasnya banjir.

Di posko pengungsian, bantuan logistik menjadi kebutuhan mendesak. Petugas gabungan dikerahkan untuk distribusi makanan, air bersih, dan perlengkapan darurat. Namun, medan yang terisolasi membuat proses penyaluran belum optimal.

“Untuk bantuan logistik sedang kita salurkan ke lokasi pengungsian yang dapat diakses. Semua jajaran SKPK kita kerahkan untuk membantu penyaluran bantuan,” ujar Tagore.

Hingga kini sejumlah jalur transportasi belum dapat dilalui. Akses jalan menuju Bireuen dilaporkan putus, sementara jalur penghubung ke Aceh Utara melalui KKA juga terputus total. Kondisi ini memperlambat proses evakuasi dan memperbesar risiko bagi warga yang masih terjebak di wilayah terdampak.

Tagore menyebut situasi ini sebagai darurat kemanusiaan dan meminta dukungan lebih luas dari berbagai pihak untuk mempercepat penanganan.[]

Editor : Yurisman
inisiatifberdampak
Tutup